Di akhir kitab, biasanya dilengkapi dengan anjuran memaksimalkan ibadah iktikaf, menghidupkan malam Lailatul Qadar, serta konsistensi beribadah bahkan setelah Ramadan berlalu. Mengapa Anda Perlu Mengunduh PDF Terjemahan Kitab Ini?
Realizing the value of God's blessings (food and drink) through their absence. 2. Key Chapters (Pasal) The book's 10-chapter structure includes:
Syaikh Izzuddin bin Abdissalam al-Sulami (wafat 660 H) adalah seorang ahli fiqih mazhab Syafi'i, pakar ushul fiqih, dan ulama terkemuka di masanya. Beliau dikenal karena keberaniannya dalam menyuarakan kebenaran di hadapan para penguasa dan kedalaman ilmunya mengenai Maqashid al-Syariah (tujuan-tujuan ditetapkannya hukum Islam). Kitab Maqashid al-Shaum adalah manifestasi dari kepakarannya dalam memadukan antara hukum lahiriah (fiqih) dan esensi batiniah (tasawuf/spiritual). Intisari dan Kandungan Utama Kitab Maqashid Shaum
Bagi para dai, asatidz, atau penceramah, materi dalam kitab ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan kultum Tarawih atau kuliah subuh karena pembahasannya yang aplikatif dan menyentuh hati.
Kitab ini tergolong ringkas namun padat makna. Saking populernya, kitab ini sering menjadi referensi utama dalam pengajian-pengajian di pesantren khususnya pada bulan Ramadhan.
Puasa merupakan ibadah yang memiliki kedudukan sangat tinggi dalam Islam. Namun, seringkali kita hanya memahami puasa sebatas menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Untuk memahami esensi, hikmah, dan tujuan utama (maqashid) puasa, ulama masa silam telah menulis banyak karya monumental. Salah satu karya yang sangat fundamental adalah .
Syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin telah mewariskan kepada kita sebuah nasehat ringkas namun mengena. Di tengah kesibukan dunia modern, memiliki akses ke terjemahan kitab ini adalah sebuah kemudahan yang patut disyukuri.
For those interested in learning more about Islam and fasting, we recommend the following resources:
This public link is valid for 7 days and shares a thread, including any personal information you added. This link or copies made by others cannot be deleted. If you share with third parties, their policies apply. Can’t copy the link right now. Try again later.
Secara garis besar, kitab yang ringkas namun padat makna ini mengulas berbagai keutamaan puasa, rahasia di balik disyariatkannya puasa, serta adab-adab batin yang harus dipenuhi oleh seorang yang berpuasa. Berikut adalah poin-poin penting yang dibahas di dalamnya: 1. Keutamaan-Keutamaan Puasa (Fadha’il al-Shaum)
Here are answers to common questions about "Maqashid al-Shaum":
The (The Objectives of Fasting) is a concise yet profound classical work by Imam Izzuddin bin Abdissalam (d. 660 H), a scholar famously known as Sulthanul Ulama (The King of Scholars).
By providing a comprehensive guide to the objectives of fasting in Islam, we hope to inspire Muslims to deepen their understanding and appreciation of this vital aspect of their faith.
"Maqashid al-Shaum" translates to "The Objectives (or Purposes) of Fasting". Unlike a standard fiqh (jurisprudence) book that focuses on the what and how —the rules of what invalidates a fast—this kitab is dedicated to the why . It delves into the spiritual, moral, and societal aims of Ramadan.
Bagi teman-teman yang ingin mendalami maknanya secara lebih praktis, versi terjemahan Indonesia kini sudah banyak tersedia dalam format PDF untuk memudahkan belajar di mana saja. Download / Baca Online di sini: Terjemahan Maqasidu Siyam - Scribd Bedah Kitab & Literasi - UIN Sunan Kalijaga
Dalam khazanah literatur Islam, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa memiliki dimensi batiniah dan tujuan hukum ( maqashid ) yang mendalam. Salah satu kitab paling otoritatif yang mengupas tuntas hal ini adalah karya Imam Izzuddin bin Abdissalam , yang dikenal dengan julukan Sultanul Ulama .